Senin, 25 September 2017

BERJUANG MENJADIKAN CINTA SEBAGAI ANUGRAH, MENUJU JODOH DENGAN KETAATAN

Dalam HR Ahmad dijelaskan di akhirat sana ada pohon Qodar. Daun satu dengan yang lainnya terpisah jauh, ketika mereka adalah jodoh maka tangkai daun akan sama-sama mendekat dan akhirnya daun itu bersatu dan munculah daun-daun kecil sebagai anaknya. Ketika daun itu gugur, malaikat Izaroil mengambilnya disitu telah tertulis nama, tempat, waktu orang yang sudah tiba ajalnya. Jika saat ini engkau adalah sebuah daun yang tangkainya sedang menuju jodohnya. Begitupula jodoh daunmu, tangkainya sedang menuju dan menjemput daun. Walau milyaran daun yang dilewati tankai tetap akan menghantarkan pada jodohnya. Begitulah Allah menjodohkan hambanya, walau banyaaak sekali perempuan di dunia ini, entah kenapa perasaan “.....” jatuh hati kepada seorang perempuan. Begitupulan seorang perempuan itu yang bertemu dg banyaak sekali laki2 kenapa akhirnya jatuh hati pada “...”. anugrah cinta datangnya dari Allah maka kembalikanlah urusannya kepada Allah.
Cinta adalah Anugrah dan Cobaan dari Allah. Apakah dalam menuju jodohnya dia lalui dengan pelanggaran atau dilakukan dengan ketaatan. Percayalah daun jodoh datang pada pasangannya tidak akan pernah tertukar. Maka jadikanlah Cinta ini adalah sebuah Anugrah dari Allah. Jangan jadikan Cinta sebagai Musibah. HR Abu Daud menerangkan Rosulullaah SAW bersabda datanglah pada orang yang lemas (deblek) karena Doanya orang yang lemah itu dikabulkan oleh Allah. Penjelasan dari KH Muhadi Anam, orang yang deblek dia hatinya sedih,sehingga lebih dempe2 dalam berdoa dan khusuk beribadah. Ketika hatiku merasa susah, sekarang tak merasa susah lagi. Karena ketika hati susah dalam hal apapun termasuk dalam urusan CINTA, ini sebagai kesempatan emas aku utk berdoa karena bisa lebih khusuk dan mengena. 


Tulisan kali ini saya ambil dari salah seorang guru yang sangat luar biasa. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian. Happy Reading :) 

Selasa, 19 September 2017

Teruntuk kalian para pejuang cinta, para pejuang penyempurna ibadah. Apa yang kalian rasakan hari ini?
Lemas?
Kehilangan teman?
Kehilangan semangat?
Kehilangan temen curhat?
Kehilangan motivator?
Kehilangan temen diskusi?
Kehilangan seorang guru?
Kehilangan penyemangat?
Dan Kehilangan, Kehilangan, Kehilangan . . .
Berat?  ini namanya permulaan. Percaya deh, besok lama kelamaan akan terbiasa. Jangan mikirin dia mulu. Move on. Untuk menuju Islam secara kesempurnaan itu memang tak mudah, harus melalui perjuangan yang menyakitkan. Ingat juga, harus keluar dari zona nyaman. Kalau nyaman sama dia, keluarlah! Cari ketidaknyamanan agar bisa ngerasain bagaimana rasanya berjuang.
Semoga bukan kehilangan selamanya

Semoga Allah mengizinkan untuk menyatukan kalian dalam tali ikatan halal.